Awal munculnya Robot dapat diketahui dari bangsa Yunani kuno yang membuat patung yang dapat dipindah-pindahkan. Sekitar 270 BC, Ctesibus, seorang insinyur Yunani membuat organ dan jam air dengan komponen yang dapat dipindahkan. Zaman Nabi Muhammad SAW pun, telah membuat mesin perang yang menggunakan roda dan dapat melontarkan bom.
Sekarang robot telah banyak digunakan oleh pihak institusi Riset, Universitas , Departemen Pertahanan dan semua industri manufaktur. Hali ini karena biaya perjam robot jauh lebih murah dibandingkan menggunakan tenaga manusia. Contoh robot yang banyak digunakan adalah robot pelayan toko, robot boneka, robot medis, robot perang, robot pencari dan pemadam sumber api.
Kebanyakan orang telah mengira bahwa yang namanya robot itu hanya dapat bergerak dengan gerakan kaku. Namun hal ini tidak lah benar, gerakan robot dapat diatur sesuai dengan program dari programmer. Semakin komplek program yang dibuat pada suatu robot atau semakin canggih teknologi yang digunakan dalam suatu robot maka dapat memungkinkan robot tersebut melakukan gerakan yang hampir sama dengan gerakan manusia.
Robot sederhana dapat dibangun hanya dengan menggunakan 2 buah motor dc dengan tegangan 6V, baterai 9V dan sensor yang dapat mengaktifkan penguat motor dc tersebut. Robot sederhana umumnya memiliki empat blok utama, yaitu :
1. Blok Sensor dan pengkondisi sinyal. Blok ini berfungsi mendeteksi objek atau sinar yang dideteksi oleh sensor, lalu dikirim ke pengkondisian sinyal, sehingga outputnya dapat diolah oleh rangkaian driver motor DC, atau diolah terlebih dahulu menggunakan mikroprosesor atau mikrokontroler untuk robot yang lebih komplek. Sensor yang murah dapat menggunakan infrared dengan penguat operasional (op-amp), atau menggunakan Sensor Jarak seperti Sharp GP2D12 atau Devantech SRF04/05 Range Finder dan Hamamatsu Photo-reflector. Keluaran dari sensor ini biasanya melewati rangkaian pengolah atau pengkondisi sinyal terlebih dahulu.
2. Blok Driver Motor, yang akan mengaktifkan motor DC jika menerima input berlogika tinggi dari pengkondisi sinyal. Biasanya menggunakan transistor atau IC.
3. Motor DC, motor yang mampu menggerakkan robot.
4. Catu daya, rangkaian penyedia daya bagi semua blok yang membutuhkan catu daya.
Pada umumnya gerakan robot dapat dilihat pada Tabel 1.1 yang melambangkan arah searah jarum jam atau berlawanan dengan arah jarum jam. Pengemudi robot dibedakan menjadi singel wheel drive dan differential drive dan synchro drive.


0 komentar:
Posting Komentar